Daily

“Lagipula, siapa bilang saya harus menafkahi dua nyawa? Saya berani memutuskan menikah karena saya telah mampu menghidupi diri sendiri. Sedangkan Sang Istri? Dia akan saya nikahi dengan membawa rejekinya sendiri, yang dulu Allah titipkan ke rekening walinya. Percayalah, saat ijab-qabul terjadi, rejeki itu akan berpindah ke rekening saya, walinya yang baru. Rejeki istri plus tanggung jawab suami adalah kombinasi yang luar biasa cantik untuk menaklukkan hidup ini. Untuk menaklukkan hidup, urusan saya hanya tanggung jawab, ikhtiar total dan do’a. Sedangkan rejeki, itu seluruhnya urusan Allah!”

(Ust. Adriano Rusfi)

*mewek*

Advertisements

2 thoughts on “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s