curcol

catatan aslab DPR 5-6: GOOD LUCK!

Rabu, 9 Juni 2010
Responsi, hari kedua.
Hari terakhir saya menjadi asisten praktikum Deteksi Pengukuran Radiasi 5-6 (Aamin, Insya ALLAH :))

***
Ayu, Reza, Irwan, Rio.Empat orang yang sejak November 2008 menjadi partner saya mendampingi para praktikan di Laboratorium Teknologi Energi Nuklir.

Jadi inget, awalnya saya gak mau daftar asisten lab dpr karena beberapa pertimbangan
1. Faktor nilai, matkul DPR saya dapet B+, padahal syarat aslab: A
2. Praktikum yang ditawarkan tinggal Deteksi dengan Metode Koinsidens (dan satu praktikum itulah yang menjadi momok di lab DPR, karena perhitungan galatnya yang ampun-ampunan..heheheh)

Tapi dengan bujukan Ayu dan telepon-telepon teror dari pak Supri, akhirnya daftar juga, melewati serangkaian proses seleksi dan….

DITERIMA!!!

yeaaaaah, rockiiiiin’!!

*geuleuh, lebaaay pisaan*

alhamdulillah..dengan usaha saya yang sedikit, dan rahmat ALLAH yang banyak 🙂

Praktikum DPR wajib untuk semua lulusan teknik nuklir, kalo kata dosen matkulnya: praktikum ini kompetensi khusus dari teknik nuklir..kapan lagi mahasiswa nuklir bisa mencacah sumber radiasi secara langsung kan??
saya: betul..betul..betul..(ipin mode: on)

Tantangan bagi saya: perkelompok 3 orang.padahal 2 orang aja, kadang 1 jadi gak kerja.
Kalo kata bugi (siapa itu bugi? lanjut dulu dah bacanya), orang Indo beda sama orang barat. Orang barat kalo berdua jadi hebat, kalo sendiri malah biasa-biasa aja. Tapi orang Indo kalo sendiri hebat banget, kalo rame2 malah dodol. Ya biasalah saling menonjolkan diri. Jadi, pasti ada celah buat saya untuk memberikan kesempatan teman2 yang lain untuk berkontribusi lebih maksimal, hehehe…..

DPR 5-6 dibuka dengan pertanyaan tentang
“apa itu koinsiden?”
terus mulai deh ke pertanyaan praktikum:resolving time koinsidens, penentuan aktivitas sumber gamma dengan metode koinsidens, dan korelasi sudut gama-gamma.

Bukan tentang materi kuliah yang bakal jadi catatan aslab saya di sini, tapi tentang suka duka jadi asisten selama satu semester bersama teman-teman 2008 dan beberapa orang senior. Semoga kita bisa mengakhiri kerjasama ini dengan baik dan manis, hehehe 🙂

Mau tau kerjaan asisten lab?
Check alat, pretest,praktikum,meriksa laporan, responsi.
Sama persis dengan Bugi~~lhoooo,bawa-bawa bugi lagi!! [baiklah…bugi: temen saya di sini yang jadi asdos n aslab di TGP UI], ada tantangan psikologis yang pastinya dihadapin oleh semua asisten. Tantangan pertama adalah kalian junior saya dan saya senior kalian, kita sama2 mahasiswa. Tantangan kedua adalah saya ngerti betapa besarnya harapan kalian semua ke asisten karena saya sendiri juga pernah merasakan betapa kebaikan asisten menjadi setitik embun di tengah kegersangan nilai bagus dan pemahaman ilmu yang baik.

***
dan sekarang.
setelah semua laporan terkumpul.
WAKTUNYA KOREKSI!!

banyak!
asisten magang saya lagi sakit juga (btw, minta doanya yaa..), jadilah saya meriksa kerjaan kalian semua sendirian.
Aal is Well..aal is well..
Profesionalitas seringkali berbenturan dengan emosional, terutama ketika meriksa kerjaan kalian. Apalagi saya perempuan–yang notabene kadang lebih banyak make hati–pun ketika meriksa laporan-laporan itu.

Penentuan tata tertib lab dpr, nilai, de es be, de el el, e te ce, selalu dimusyawarahkan oleh orang-orang yang kalian lihat namanya di buku petunjuk praktikum 😉

Dan saya, ayu, irwan, rio, (reza–1 semester ini ‘istirahat’) selalu saling bertanya-tanya tentang range nilai hasil pretest, praktikum, laporan, pun dengan koreksian ujian praktikum.

Ada yang ngerasa terlalu pelit ngasih nilai, ada yang ngerasa baik banget ngasih nilai.
Ada yang ngerasa terlalu longgar dalam hal aturan = saya (laporan kalian boleh diketik kan?, di praktikum lain gak boleh tuh :P)

Sekarang saya lagi meriksa laporan kalian nih.sedih juga yaa.haha 🙂
ngeliat nilai berantakan, ancur lebur, atau gap yg bagai langit dan bumi.
Ngeliat ada yang copas 😛
Apalagi ada yang nilainya jadi banyak berkurang karena ngumpulinnya terlambat [3 bulan, eh?].

Pertanyaan terbesar saya kalo ngeliat nilai model begitu, “haduuuuh, ini nilai mau diapain???”
Yah baiklah kawan….
Pinter2 saya aja ngolahnya deh 🙂

Dalam catatan ini, saya cuma mau ngucapin terimakasih yang sebesar-besarnya buat kalian karena udah jadi mahasiswa yang manis dan baik :P.
Ada perasaan yang berbeda setiap kali melakukan kebaikan untuk orang lain lho.

Saya juga minta maaf kalo selama ini gak bisa jadi asisten yang baik, suaranya terlalu keras (itu bukan karena marah loh, karena emang suara saya aja yang kadang toa.xixixi), kalo praktikan gak bisa jawab, malah disuruh belajar dulu terus saya tinggal (abis gak yakin praktikannya udah belajar atau blm sih :)),atau misalnya nanti ada yang merasa dikecewakan karena saya ngasih nilainya pelit padahal setiap ketemu papasan sama saya, udah disenyumin.
ohohohoho…
Jujurnya gak ada niatan sama sekali untuk seperti itu…:D

Saya juga udah maafin kesalahan kalian (ga mau kalah, hehehe).
Walaupun kata para asisten, nilai laporan agak gak bagus, jangan pernah menyerah guys!
Responsi kalian kayaknya bagus-bagus deh.

okehokeh, semoga semua bisa lulus dengan hasil yang memuaskan (A semua dong? coba daftar asisten deh yaa) dan kebersamaan kita dapat bermanfaat.

GOOD LUCK YAAA BUAT UAS TULISNYA!!
SEMANGAAAAAAADH 😀

saya belum bikin soalnya loh, mungkin besok pagi.

Yogya, Juni 2010

Hayu Tyas Utami
Aslab DPR 5-6

Advertisements

One thought on “catatan aslab DPR 5-6: GOOD LUCK!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s