curcol

Episode Sakit (Part 3)

21 April 2010.

Kos.

Hari Kartini: Suhu tubuh saya tinggi! Panas sekali!

Berkali-kali saya meracau. Saya bangun pukul 4 pagi, karena merasa kepanasan, seluruh badan terasa gatal.

Akhirnya sprei, dan sarung bantal saya lepas, saya pikir ada serangga atau apalah yang menyebarkan kegatalan ini di tempat tidur *is there any suitable words than ‘kegatalan’? :)*

Saya berhasil tidur lagi. Bangun pukul 6 pagi, saya mendapat berita duka adiknya mbak Hal meninggal dan beberapa sms.

Dengan tertatih-tatih (beneran loh), karena badan terasa lemas, badan [bahkan mata] saya terasa panas sekali, saya mengetik sms.

Ke Mbak Hal, Ayu, Hanung, Saiful, Ryan TN08. Lalu saya tertidur lagi.

Pukul 8 pagi: kos sudah sepi [kapan kos saya rame? secara cuma ada 3 orang :P].

yang ada cuma mbak Nina yg suka bantu2 di kos, lagi bersih2.

Dengan susah payah [lagi] saya sms Amy, memastikan untuk janji nanti sore ke GMC.

Amy, begitu tau kondisi saya yg benar2 kepayahan, dengan heroiknya segera datang ke kos, jalan kaki!

Karena gak dapet pinjeman motor,padahal kosnya di Jakal,deket gudeg Yu Djum.

sekitar jam9 an: Amy datang membawa remufit, bubur ayam, teh manis anget, mie goreng, krupuk, gorengan.

3 terakhir itu makanan buat dia sendiri, karena belum sarapan.

Amy memaksa saya untuk makan, dan dia makan dengan lahap –ini gak penting. Dia juga makan oleh2 cornflake saya –okeh, ini juga gak penting.

jam 10-10.30 an, mama dan papa yang saya beritahu keadaan ini bergantian menelpon. Menyuruh saya untuk cek darah, hari itu juga.

CITO LAB

Dengan pinjaman motor dari Reza, saya dan amy berangkat ke CITO untuk cek darah: trombosit dan widal.

GMC

Dokter GMC kaget melihat hasil cek darah saya.

Dokter GMC: “tidak mungkin..tidak mungkin..ini tidak mungkin terjadi..”

saya: “kenapa dok?”

dokter GMC: “anda..anda..(melihat saya dari ujung kai sampai ujung jilbab)..ah..saya tidak bisa mengatakannya!!”

saya+amy: “??!”

dokter GMC: “you’re pregnant! Congratulation!!”

saya: WOOOOOOOOOTTTTT??!

amy: waoow, asek-asek gue jadi ‘ammah nih”

krik..krik..

d.a.r.i.h.o.n.g.k.o.n.g

percaya?

ga percaya kan?

saya juga nggak πŸ˜€

Yuk kita tinggalkan obrolan aneh ini dan kembali ke jalan yg lurus.

Naudubillah min dzaliik..kalo belum ada bapaknya mah..

jadi yang bener gini:

Dokter GMC kaget melihat hasil cek darah saya.

Dokter GMC: “tidak mungkin..tidak mungkin..ini tidak mungkin terjadi..” :ini gue lebay-in dikit:

saya: “kenapa dok?”

Dokter GMC: “trombosit anda sudah drop sekali (indikator DB) & widal juga positif (indikator tipus), anda harus opname di rumah sakit hari ini juga.”

saya+amy: (berpandangan) tungtungtung…

RS SARDJITO

Amy panik. Dia segera membawa saya ke IGD. Sempat ditawari kursi roda, sama petugas medis di sana, tapi saya menolak.

Sebelum pemeriksaan dilakukan, Amel, teman Amy datang. Jadilah mereka berdua menemani saya.

Selama pemeriksaan, saya di cek darah (lagi! jadi seharian ini darah saya diambil dua kali padahal saya sdg siklus bulanan 😦 ), di periksa tekanan darahnya,

di EKG (ampun deh..),di infus di tangan kanan, juga diberi gelang warna pink seperti ibu hamil.

(ini contoh gelangnya, pas infus gue udah dipindah ke tangan kiri.

iya kan mirip gelang ibu hamil?)

hyaaa~~ jadi bahagia πŸ™‚ *Amy: “Yu, lo lagi sakit! tolong jangan menggila dulu”*—okeh,okeh,ini ga penting juga.

Akhirnya, dengan naik delman kursi roda, Saya menjalani rontgen, sebenernya saya pikir gak perlu, tapi kata petugas di sana untuk kelengkapan pemeriksaan.

Ruang Bougenville 4 NO.7

Pertama kali inilah dalam hidup, saya harus bedrest di RS.

Beberapa saat setelah masuk ruangan, Ayu, Ning, Saiful & Hanung datang.

Disusul beberapa dokter memeriksa saya.

Tugas pun segera dibagi.

#Amy & Amel: balikin motor Reza, siap2in keperluan saya.
#Ayu: menemani saya,beli roti–saya belum makan, semenjak makan bubur itu.
#Saiful & Hanung: tebus resep obat
# Ning: menemani saya, beli keperluan tambahan.
Selesai menyerahkan obat, Saiful dan Hanung pulang. saya sempat makan bubur, dan minum jus jambu dibantu ning dan ayu.

Setelah minum obat, saya merasa sesak dan ngantuk sekali. Saya sampai bingung untuk tidur atau mengatasi rasa sesak dulu.

Kantuk itu sudah tidak tertahankan. Tapi…

Ning (N): “Yu..yu..makan kue dulu nih..”

Saya (S): “ga ning..aku ngantuk” *udah liyer-liyer*

N: “pukis keju nih..kamu kan suka banget sama keju..”

S: (menggeleng lemah) “aku ngantuk bgt ning..”

N: “ayo aku suapin..ayo buka mulutnya..a..a”

S: (pura-pura tidur) *dalem ati: “huaaah!!dasaaar ning! aku ngantuuuuk!! :emosi: ”

N: “Yu..yu…….”

….

begitu bangun, saya lihat ayu, ning dan amel bersiap pulang.

saya juga diberitahu kalau mama telpon, beberapa teman yg ternyata diberitahu amy, juga mulai mengirim sms.

Setelah Ayu, Ning, dan Amel pulang, Kime dan Nova datang.

mereka membawakan jilbab langsung (bergo’), sehingga saya tidak repot memakai jilbab dengan peniti.

Amy menemani saya tidur di RS dan membantu saya berpakaian, memakaikan bedak (talc), membantu saya ke kamar mandi.

Hari itu, saya merasa merepotkan banyak orang.Maaf ya temans 😦

::Amy, Amel, Ayu, Ning, Saiful, Hanung,Β  saya siap merekomendasikan kalian kalau diperlukan lho!

Perlu rekomendasi untuk CV? πŸ˜‰

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s