episode dodol · nostalgia

Cerita Misteri Pogung Kidul (dan Sekitarnya)

Beberapa waktu lalu, seorang teman saya menceritakan tentang sebuah cerita misteri POGUNG di status FBnya.

Cerita misteri yang konon telah turun temurun di kalangan penduduk dan mahasiswa yang nge-kost di daerah Pogung.

Cerita ini berhasil membuat (mantan) mbak kos saya ketakutan.

Secara singkat, begini ceritanya..

Pada malam hari, di Pogung sering terdengar suara gamelan atau suara andong.

Kalo kata anak dari ibu kosnya Ashar, yang mana Ashar (M/21/Purbalingga) merupakan orang yang bertanggung jawab

membuat pemrograman untuk proyek kelompok saya ‘SMART BRAIN’ di matakuliah Instrumentasi medik di Jurusan Teknik Fisika UGM *hayaah, mubeng-mubeng*,

suara gamelan atau suara andong itu sebenernya gak ada, aliaaaaas….

SUARA GAIB!!

Berikut ini adalah komentar dari beberapa teman terkait suara-suara yang katanya gaib itu:

“kalo katanya org Jogja, yg denger itu, kemanapun dia pergi, dia pasti balik ke Jogja”

“angker”

“wedew”

“katanya bagi pendatang baru klo didengerin salah satu dari dua suara itu berarti dia diterima di jogja”

“gak pernah denger tuh..yg kedengeran cuma orang maen badminton tiap malem ampe jam 2 pagi di belakang kos” *gubrag*

Meski bagi sebagian orang cerita ini menakutkan, tapi saya merasa biasa aja tuh..

Pernah denger sih suara yang mirip andong *krincing-krincing* kalo malem, tapi tetep aja merasa biasa.

sampai beberapa waktu kemudian..

jam di tangan saya menunjukkan pukul 20.50 WIB

saya masih berada di depan warung ibu kos, bersama teman nge-date saya, membicarakan masa depan kami 😉 ~bleh

dan suara itu -krincingkrincing- muncul dan semakin terdengar jelas, wew, berarti semakin dekat nih (efek Doppler, inget kan?)

semakin jelas..semakin jelas…dan dari pertigaan deket burjo Mas Nur, warung Juliardi dan Nasi Goreng Rembo muncul lah…

TUKANG SATE!!

oalah…ternyata gerobak tukang sate itulah yang berbunyi krincing-krincing!

*ayo bernyanyi: gerobakmu mengalihkan imajinasiku…..*

dan membuat saya jadi laper lagi, tapi saya baru makan steak dan udah malem pula! gimana dong..dong..dong? gak jadi beli deh.aaaaarghhhh!!

Ehem, Baiklah, kembali ke topik semula..

terkait suara ‘gaib’ tadi, krincing-krincing si andong ternyata adalah gerobak sate..

dan menurut analisis Ima (F/21/Magelang), yang juga 1 jurusan sama saya dan ashar tapi sekarang udah ga ambil kuliah,

suara gamelan itu adalah suara drumband TK di deket kosnya dia yang dulu (eh, tapi iseng juga, latihan drumband malem-malem di Pogung yang notabene banyak penduduknya ya? hehe)

Akhirnya, terjawab sudah misteri besar di pogung..*huff*

Well, Apapunlah. Saya malah lebih khawatir sama kejahatan makhluk kasar dibanding makhluk halus di malam hari.

Just praying for a protection 🙂

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita..”

(QS 113: 1-3)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s