mikirmikir · wacana-wacini

Ibu Rumah Tangga?! Hmm..

Akhirnya..selama 21 tahun kurang 1,5 bulan HAYU TYAS UTAMI mulai mengerti arti kalimat

MENJADI PEREMPUAN ITU TIDAK MUDAH.

*perempuan disini maksudnya ibu rumah tangga lho ya..

Image(190)(aaaargh..akhirnya gambar ini saya upload juga^^ photo by Mr Randy)

Sebelumnya, gue udah sering banget mendengar kalimat itu dari Mamah atau dari obrolan beberapa temans.

Bahkan ketika seorang ekonom Pakistan berkata

“jika ibu-ibu rumah tangga meminta diberikan gaji, maka nilainya adalah satu milyar dollar pertahun.
Sebuah nilai yang besar untuk budget sebuah Negara.
syukurlah ibu-ibu rumah tangga memberikan tenaganya dengan cinta maka tak perlu memusingkan Negara bukan?

Apa reaksi gue ketika mendengar itu?
Gue ngerasa biasa aja tuh dan menganggap ekonom Pakistan itu lebay banget.
HELLO!!Ibu rumah tangga itu kan fitrah wanita..

Tetapi..
Hal yang fenomenal itu terjadi saat KKN berlangsung.
*mulai lebay..ahahahahaha^^

Gue mulai sadar ternyata pekerjaan rumah tangga sangat rumit.
Bahkan menjadi ibu rumah tangga berarti banyak belajar [kembali], seperti:
belajar manajemen:rumah tangga,keuangan,qolbu [meski bukan gue yang pegang uang subunit selama KKN]
belajar psikologi:psikologi anak, psikologi umum.
belajar memasak [karena kalo beli, harganya pasti berlipat]
belajar menjahit
belajar berjualan
belajar keuangan
belajar potong rambut
belajar keuangan
…..

–aaaargh, banyak juga keterampilan wanita yg harus dikuasai!!

Belum lagi ada anggapan kesulitan terbesar menjadi perempuan adalah
karena harus mengalami menstruasi sebulan sekali, harus mengandung 9 bulan dan masih banyak lagi.

Meski selama KKN, tugas kita [gue,Tami dan Afi] ga sebanyak ibu-ibu rumah tangga pada umumnya:
yah..cuma memasak,mengatur budget dan mendampingi anak2 TPA/PAUD..
pekerjaan lain, seperti mencuci piring, membereskan rumah, dlsb diselesaikan bersama teman2 pria.

well, bagi anak mungkin ibu adalah Madrasah paling agung, perpustakaan paling lengkap, kelas paling nyaman,
lapangan paling lapang yang tak bisa digantikan oleh gedung-gedung tak bernyawa.

Salam hormat buat ibu-ibu rumah tangga sejati.
Karier mu sangat penting, dalam mempersiapkan generasi rabbani.
Dan gajimu, insya ALLAH kehidupan hakiki syurgawi.
Aamin..

*oia,dalam kesempatan kali ini saya meminta maaf pada:
.Mama (u’re sooooo loveable, Mom!!thanks for the recipes^^).
.Pak Mahbub Junaidi–ekonom Pakistan itu (maaf saya sudah menganggap anda lebay ToT).
.Teman-teman subunit1 (kalian jadi bahan eksperimen lho..hehehe, tapi lumayan kan hasilnya?!).

it was really tough moment for me..and i’ve passed..

Alhamdulillah Ya Allah..

Advertisements

14 thoughts on “Ibu Rumah Tangga?! Hmm..

  1. wah…wah…
    curhatan seorang calon ibu ternyata..
    semoga sukses ya Hayu..
    jadilah seorang ibu rumah tangga yang baik hati, tidak sombong, dan rajin menabung..
    *halah*

  2. memang bener banget… jadi ibu tuh ga gampang, harus bisa multi talen… tapi ga susah juga, Buktinya semua wanita pasti mau nikah n jadi Ibu.. heheh *maaf*…

    Nah karena Gampang2 Susah,, Saya Ga mAu disebut IBU-IBU…. *Looo :D*

  3. salam kenal mbak, jadi FTM mother itu tiada tara nikmatnya ! maaf saya tidak mau menukar waktu saya dengan anak-anak walaupun digaji 30 juta sebulan untuk bekerja di kantor dari pagi sampai malam…krn waktu bersama anak adalah tidak ternilai dan dari rumah pun bisa mengahsilkan duit kok 🙂

  4. Jadi inget sama Mama di rumah, dach capek, sakit aza nggak pernah dirasakan cuman demi anak2nya bisa tersenyum. Tanpa minta imbalan apa2 tapi merasa bahagia kalo anak2nya sukses.
    Senyumnya buat hati yang gundah jadi tenang, dan rasa resah hilang.
    Baru kerasa dech kalo kita juga dach rumah tangga.
    Love My Mom

  5. Yup bener banget gaji berapapun nggak akan bisa ngebayar hasil kerja keras seorang ibu rumah tangga, yang harus kerja pagi sampai malam. Tidak ada satupun barang di dunia yang bisa mengganti senyum bangga dan rasa tenang dalam jiwa yang diberikan seorang ibu.
    Luv U Mom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s