love · mikirmikir · nostalgia

JILBAB PERTAMAKU

pink2x

Nostalgia Hidayah.

Itu yang aku rasakan saat membaca bukunya Asma Nadia yang judul bukunya sama dgn judul di atas.

Padahal tidak ada persiapan hati untuk menyerap hikmah dari buku itu, Cuma sekedar iseng..

Whooah..jadi ingat dulu ketika awal pake jilbab.

Pertama pake tahun 2003, awal masuk sma.

Alasannya disuruh papa.

Kesan : BT!! karena ga bisa nerusin paskib yang udah ditekuni dari smp, mau berenang juga susah, ribet, lama (dulu)

Damai, aman, tenteram, krn perintah ALLAH terlaksana (sekarang)

Buku itu membuatku bernostalgia ttg jilbab, rohis 61, gawat (gabungan akhwat), ikhwan2 yang…, buku curhat akhwat, acara2 yg kami buat de el el, de es be, e te ce.

Sampai ketika di buku itu ada kutipan nasyid bestari yang judulnya hijrah :


Sholatku jadi rajin
Nyontek pun ku tinggalkan
Mengkaji Qur’an kegemaranku

Berpakaian Islami
Walau dilarang Mami
Namun ALLAH tetap di hati

Sungguh Aku ingin masuk surga
Jadi aku ingin insyaf saja

Dan apa yang terjadi sodara2 ??!

Hayu nangis dengan sukses (lho??!). iya, maksudnya nangis tersedu-sedu sampai airmatanya membanjir..

Kenapa??

Karena tiba2 aku mengingat seorang saudara di SMA yang dulu pernah menyanyikan nasyid itu..

Begitu bersemangatnya saat mengkaji Islam..

Begitu cantiknya ketika mulai berjilbab..

Begitu kukuhnya saat orangtua melarangnya berhijab dan ikut acara rohis..

Karena itu, betapa hancur luluhnya hatiku, ketika awal kuliah melihat ia melepas kain lebar itu dari kepalanya.

Aku hanya diam dan berusaha menutupi keterkejutanku darinya.

Aku tidak bertanya alasan apa yang membuat ia melepas kain itu.

Sampai baru setahun setelahnya, ia yang bertanya,

“Lo ga kaget Yu, gue lepas jilbab?”

“Kaget lha..kaget bgt sebenernya.”

kami terdiam,,

“Alasan gue lepas jilbab tuh karena..Gue ngrasa, pantes ga sih gue pake jilbab sementara gue masih mempertanyakan sholat dan puasa buat apa,,

Pantes ga sih gue pake jilbab sementara gue..blablabla…”

Astagfirullah..

Ya Rahmaan..

Aku jadi teringat obrolanku ttg hidayah dengan Ika.

“Hidayah tu titipan, Hay. Kalau kamu ga amanah, ALLAH bisa aja cabut hidayah itu sewaktu waktu..”

Ah..aku sungguh berdoa, agar ALLAH menetapkan hati ini dan hati2 org mukmin untuk selalu berada dalam ketaatan padaNYA.

Allahumma amin..

Kasih Sayang No. 37*

(Nur Fahmi Taufik Al-Shaa’b)

Gemintang mengerjap

Ada yang jatuh di sela-selanya,

Mungkin puisi cinta

Langit pun seperti tirai:

Menyibak perlahan-lahan; tampilkan

Rahasia mawar merah itu

Demikianlah malam

Menyampaikan rindu hidung

Pada kesturi

Maka cinta yang manakah

Yang mesti kukhianati?

*QS Ar rahmaan: 37

 

Allah, setidaknya ini caraku mencintaiMu..

Advertisements

5 thoughts on “JILBAB PERTAMAKU

  1. Subhanalloh…Begitu menyentuh cerita ini…?
    begitu banyak cerita yang terjadi pada kaum Hawa…perjuangan yang begitu besar…hendaknya jangan kita sia2kan hidayah yang telah diberikanNya…tetaplah jaga hidayah…hendaklah kita berdoa Ya muqolibal qulub Sabits Qolbii ‘ala dinika….( paling g pgi sore kita Doa Robithah)

  2. hayu, akhirnya sempet baca blogmu jg…

    wah aku jg jd keinget lg ni masa2 SMA.

    minta gambarnya jg ya…
    TETAP SEMANGAT….

    ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s