Islam · resensi

Petunjuk Jalan

Category: Books
Genre:  Religion & Spirituality
Author: Sayyid Quthb

Petunjuk Jalan

Ini buku ‘terberat’ yang pernah kubaca. Buku dengan tebal 200 halaman ini, seharusnya bisa kubaca dengan cepat. Yah.. sehari mungkin. Atau paling lama 1 minggu, mengingat aku cuma perlu waktu 2 hari untuk menyelesaikan novel Harry Potter5. Tapi ternyata…guess what?? Aku perlu waktu 1 tahun untuk mencerna dan menyelesaikan buku ini.

Btw, tahu Sayyid Quthb?! Beliau itu salah satu tokoh Ikhwanul Muslimin yang berpengaruh, selain Hasan Al Banna. Beliau syahid di tiang gantungan (29 Aug 1966), bersama 2 orang temannya dengan tuduhan berkomplot untuk menggulingkan pemerintah Mesir. Buku dengan judul asli Ma’alim fith-Thaariq ini dibuat oleh Sayyid Quthb selama beliau berada di tahanan. Buku yang terakhir yang beliau buat inilah, yang membuatnya dihukum gantung karena mengungkapkan ide2nya yang revolusioner.

Sayyid Quthb memulai untuk melihat kondisi umat manusia yang berada di tepi jurang kehancuran pda saat ini. Umat memerlukan kepemimpinan yang mampu mempertahankan dan mengembangkan peradaban materiil juga mampu memberikan pada manusia nilai2 baru yang sempurna dengan manhaj yang orisinal, positif, dan realistis sekaligus. Ada sisi yang dibutuhkan dan tidak dimiliki peradaban saat ini. Yaitu:
AQIDAH & MANHAJ

Dalam sejarah kehidupan, ada sebuah fenomena yang tidak pernah terajadi sebelumnya, bahkan sampai skrg. Yaitu : GENERASI SAHABAT. Knp mereka bisa bgitu dahsyat??
Karena lingkungannya kondusif untuk ber-Islam?
Karena Rasulullah hadir secara fisik?
Ternyata, bukan karena ke2nya. Para sahabat menjadikan AL QURAN satu2nya rujukan. Mengamalkannya. dan jika mereka masuk Islam, ia akan melepaskan seluruh kejahliyahan msa lalunya.

Dakwah Rasulullah di Makkah selama 13 thn, hanya ingin menancapkan dalam hati sanubari para sahabat, 1 kalimat iniii ajah:
LAA ILAAHA ILLALLAAH
(Tiada Tuhan Selain ALLAH)
Kenapa beliau tidak menjadikan isu revolusi kebangsaan melawan tirani 2 Imperium besar, romawi dan Persia, untuk berdakwah? Atau isu perbaikan moral?
Karena itu merupakan fase pembangunan yang terencana terhadap akidah, masyarakat, pergerakan dan keberadaan yang nyata secara bersamaan.

LAA ILAAHA ILLALLAAH
Adalah pedoman hidup kita. Sebelum mendirikan masyarakat muslim, harus dilakukan pemberantasan dalam jiwa manusia segala penghambaan kepada selain ALLAH.

Al Quran surat Al Buruuj, mengisahkan sekelompok orang yang beriman pada Tuhannya. Lalu disiksa oleh lawan2nya yang memiliki kekuatan. Namun, dengan cobaan ini, iman mereka bertambah, aqidahnya pun menguat.Tidak goncang karena ancaman penguasa lalim itu. Tidak musnah rasa keberagamaanya, kendati harus dibakar hingga mati.
Nilai terbesar menurut ALLAH adalah akidah. Dagangan yang paling mnguntungkan di pasar ALLAH adalah dagangan iman. Kemenangan dalam bentuknya yang tertinggi adalah kemenangan jiwa dalam mengatasi materi, kemenangan akidah dalam mengatasi penderitaan, dan kemenangan iman dalam mengatasi cobaan.

Quthb, Sayyid.Petunjuk Jalan.2001.Gema Insani Press. Jakarta

Advertisements

2 thoughts on “Petunjuk Jalan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s